sebelum menjadi rumit maka kerjakan yang mudah

::: berlalu dari hana meu'oh menuju meh moh::: :D

1. rasanya jika acara walimahan itu tidak mewah kesan nya kita tidak punya uang, kita ngutang aja dulu sama pak nok untuk pesta si yuyun nanti, lepas pesta barang kali kan ada uang diamplop semoga saja cukup untuk ngembaliin modal.. kata seorang lelaki paruh baya pada istrinya. ternyata hari H cuaca tidak mendukung, hujan mengguyur lebat dari pagi hingga menjelang sore, para tetemu terhormat banyak yang tidak dapat hadir. wal hasil amploppun sedikit
maka bersiap2lah sang bapak menghela nafas panjang untuk "meh moh" memikirkan apa yang harus dilakukannya setelah hari ini agar bisa mendapatkan uang untuk menutup hutang yang dihasilkan oleh "bek hana meu'oh"

2. selesai dari  SMA unggul selayaknya kan masuk ke universitas sejuta ummat (unsyiah), apalagi ai asli anak banda, "hana meu'oh" kalo juara kelas cuma kuliah di universitas swasta, (sekalipun sadar bahwa penghasilan orang tua tidak mendukung untuk membiayainya di universitas bergengsi ini). tes smptn pun diikuti dan ternyata tidak lulus. si nini nekat banget ikut lagi ekstensi dengan biaya awal jual perhiasan mamaknya.. smester pertama aman,, masih ada cadangan uang, selanjutnya mulailah "meupikiran hansep beulanja". secara, ekstensi itukan mahal gila, maka dia pun harus bersusah payah kerja dimalam hari terima order cucian pakaian teman demi mengumpulkan biaya untuk kuliah,, siap siap "meh moh karena tidak mau hana meu'oh"

Banyak hal lainnya yang terjadi ditengah tengah kita, cenderung secara sadar kita telah memilih untuk memberatkan diri sendiri hanya karena mengutamakan gengsi.

Pesan Lukmanul Hakim
"wahai anakku, bersikaplah dirimu dengan tidak mengharapkan pujian dari manusia dan tidak membangkitkan celaan mereka, karena Tuhan mu dan Tuhannya adalah sama"
#sya'ban dihari pertama

Posting Komentar