Pelukan Pusara


satu dua masa kita bercerai
cerai yang tak bersebab benci
aku dititipkan pada sulbi
dan kemudian ada rahim yg terisi..

disana aku buta, berjuang dalam perang,
berenang dalam racun yang mematikan


pembunuhan terjadi, satu demi satu telah mati,
hingga banyak, sampai jutaan barangkali,
ibu, tapi aku tidak
aku menang seorang diri,,

perang berakhir.,
namun aku tinggal seorang.
karena hanya satu kursi disini.
kursi seorang pemenang.

lama masa aku menunggu dalam gelap,
seorang seorang saja ibu, tanpa kerabat.
disana pengap, aku tak ingin lebih lama lagi,

sampai aku mendapat isyarat
jatah ku telah habis disini dan aku harus pindah
koridor sempit menjadi satu satunya jalan.
aku terlahir dari kuakan  celah ini.
yaa.. aku dan iya beruntung,
selamat.
aku adalah pendatang,,

dari pangkuan buaian, gendongan,
aku dimanjakan ibu,
istimewa hingga aku lupa pada mu.

ini hari kembaliku, setelah sekian lama berpisah
adakah engkau rindu aku,
sebab pelukan mu begitu kuat
apakah ini kebencian mu.
tulang belulangku merapat
ruas ruasnya berhimpit
pelukan mu begitu kuat ibu,
aku jera,,,!!

Posting Komentar