Rumahku Surgaku



Hamparan  padang luas
Padi mulai menguning ranum
Kita berjalan bergandengan
Genggamanan memeluk setiap ruas jemari

Aku mulai meretangkan tangan
Menciun harum angin
Memejam mendengarkan nyanyian alam
Ini begitu indah, Sayang

Janjimu ingin mengenalkan aku pada sesuatu
Apa itu, aku selalu tidak mampu menjamah tekamu

Diujung sana
Aku menatap sebuah bangunan
Bentuknya kubus dan tatanannyan bagus
Apa itu wahai Cinta?

Setiap sisinya dihiasi jendela
Halamannya banyak ditumbuhi bunga-bunga
Itu punya siapa Cinta?

Dari tatap matamu aku melihat pelangi
Kau mendekat, membisikkan sesuatu

Katamu..
“Itu untukmu dinda
Namanya Surga”


Posting Komentar