Wisata Alam di Aceh, di Belakang Rumah juga Boleh

Ketika jenuh dengan sekelumit kerjaan di kantor yang menumpuk, setoran tulisan dan sebagainya, seyogyanya kita ingin keluar dari bingkai yang sesak dengan tugas itu. Melayangkan pandangan pada alam terbuka untuk menyegarkan kembali pikiran. Sebagian orang yang sejahtera secara finansial pasti memilih tempat-tempat tertentu sebagai destinasi wisata mereka. Katakanlah ke Bali, Jogja Korea, atau sekalian beribadah umrah ke Arab Saudi sana.

Well, itu tentu saja menghabiskan banyak uang. Tapi, bagi saya yang kelas bawah, tidak perlu berkecil hati. Kita punya alam luas terbentang sebagai tempat wisata. Di Aceh ini, untuk memerolah tempat wisata alam, tidak perlu jauh-jauh berjalan. Saya pribadi biasanya menghabiskan waktu di pematang sawah, entah itu pagi-pagi maupun petang. Saya rasa ini sah disebut wisata, sebab yang kita nikmati adalah keindahan alam. 


Ini pemandangan dari atas jembatan irigasi Timpo. Kurang lebih tiga puluh meter dari rumah saya. Kalau teman-teman datang ke rumah dan ingin saya ajak ke sini, jangan sungkan-sungkan. Bilang saja, saya jabanin. Kita hanya butuh sedikit tenaga untuk jalan beberapa langkah, lekas tiba. Kalau langsung dengan kendaraan boleh juga, tapi kurang asik rasanya. Saya memilih jalan kaki, biar lebih berkesan. 

Dari atas jembatan ini, tampak sebadan gunung yang "tiduran" di sana. Itu! Di ujung irigasi itu, salah satu gunung yang saya sukai. Kelihatannya dekat. Tapi, bahkan setelah tiba di Lhoknga, gunung itu masih terlihat jauh. Selain gunung, saya juga menyukai hamparan sawah. Musim bajak hanya digenangi dengan air dan lumpur. Setelah itu, musim tanam. Sawah berubah menjadi hamparan hijau ranau. Dua bulan kemudian, berubah lagi. Hamparan menguning dengan bulir padi terisi penuh. Angin berhembus mengayunkan batang padi, seperti senandung yang tak jemu dipendengaran. Bak lukisan yang tak bosan dipandang.

Berikut beberapa spot lainnya.

Pohon Batok di pematang sawah. Tidak jauh dari jembatan pada gambar di atas

Ini view yang paling menarik. Kita dapat melihat sunset keluar dari balik gunung itu, di pagi hari

2 komentar

Wuits mantap kali kak, ntar jamuin kami ya, kalau kami berkunjung ke rumah kk. Sekalian jadi guide untuk berwisata ke kmpung Kak Aini :D

Reply

Pastinya, Dek Yell.
Kak Aini siap menjadi duta wisata di Gampong Lambaed. Hihihi

Reply

Posting Komentar